Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) dari Fakultas Pertanian Gelar Penyuluhan “Peran Strategi Pemasaran Hasil Pertanian untuk Mewujudkan Kesejahteraan Petani”

Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) dari Fakultas Pertanian Gelar Penyuluhan “Peran Strategi Pemasaran Hasil Pertanian untuk Mewujudkan Kesejahteraan Petani”

Agenda, Berita Terkini, Pengumuman, Radix, Uncategorized

Penyuluhan yang bertemakan “Peranan Strategi Pemasaran Hasil Pertanian untuk Mewujudkan Kesejahteraan Petani” dilaksanakan Rabu, 25 Agustus 2021 oleh Mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Tematik tahun 2021 kelompok 88, 89, dan 96. Acara ini diisi dengan pemateri Bapak Ir. Moch. Noerhadi Sudjoni, MBA., MP. selaku dosen Fakultas Pertanian, Universitas Islam Malang. Tema peranan strategi pemasaran diangkat dengan tujuan mengembangkan strategi pemasaran produk hasil pertanian untuk memperluas jangkauan pemasaran guna memperoleh keuntungan yang maksimum.

Kegiatan penyuluhan ini diselenggarakan di Saung Tani Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu yang merupakan lokasi pengabdian Mahasiswa peserta KSM Tematik. Peserta yang berpartisipasi pada kegiatan ini, meliputi Ketua/Pengurus Taruna Tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Kegiatan ini juga disiarkan melalui beberapa media sosial, seperti live streaming youtube dan instagram serta menggunakan zoom meeting untuk memperluas jangkauan peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan ini.

Penyuluhan ini membahas mengenai strategi pemasaran hasil pertanian yang bertujuan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan memperhatikan keadaan lingkungan dan situasi persaingan yang dapat ditawarkan guna memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Untuk mewujudkan kepuasan konsumen, maka produk tersebut harus melalui beberapa tahapan, yaitu sortasi, grading, labeling, dan packing agar dapat menarik konsumen untuk membeli dan mengkonsumsi produk tersebut. Strategi dalam meningkatkan keunggulan dalam bersaing, yaitu produk prima, harga bersaing, pengiriman tepat waktu, dan produksi secara berkelanjutan. Pemasaran merupakan hal yang sangat penting dikarenakan jika petani memiliki pengetahuan terhadap pemasaran maka akan dapat mewujudkan kesejahteraan bagi petani yang dapat didukung dengan adanya kelembagaan pada suatu daerah, seperti BUMDES.

Ir. Moch. Noerhadi Sudjoni, MBA., MP. berharap Desa Torongrejo dapat mengembangkan BUMDES untuk dapat memberikan naungan dalam kegiatan pemasaran produk hasil pertanian. “Bumdes dapat dijadikan pengganti koperasi, karena jika bumdes tersebut diberdayakan maka akan bertanggungjawab dalam kegiatan pemasaran produk tersebut” kata Ir. Moch. Noerhadi Sudjoni, MBA., MP. selaku Dosen Fakultas Pertanian, Universitas Islam Malang. (MF & TSM)

FAKULTAS PERTANIAN UNISMA GELAR WEBINAR INTERNATIONAL “STRATEGIES TO MANAGE RICE PRODUCTION IN LIMITED CONDITION”

FAKULTAS PERTANIAN UNISMA GELAR WEBINAR INTERNATIONAL “STRATEGIES TO MANAGE RICE PRODUCTION IN LIMITED CONDITION”

Agenda, Berita Terkini, Language, Pengumuman, Radix, Uncategorized

Jum’at, 23 Juli 2021 Fakultas Pertanian menyelenggarakan Webinar Internasional dengan tema “Strategi Manajemen Produksi Padi pada Kondisi Terbatas”. Tema ini diambil mengingat pentingnya produksi beras berkelanjutan demi memenuhi permintaan pangan dalam negeri. Di sisi lain terdapat beberapa kondisi seperti musim kemarau, lahan sempit dan marginal, sehingga diperlukan suatu strategi dalam manajemen produksi padi.

Pakar yang menjadi keynote speakers pada acara webinar internasional Fakultas Pertanian UNISMA yaitu Prof. Dr. Ravindra C. Joshi dan Assoc. Prof. Dr. Pantipa Na Chiangmai. Prof. Dr. Ravindra C. Joshi merupakan Senior Konsultan dari Philippine Rice Research Institute, Philippines yang juga merupakan Pasific-Coordinator dari SAFE-Network, Indonesia. Keynote Speaker yang kedua yaitu Assoc. Prof. Dr. Pantipa Na Chiangmai yang merupakan expertise: Plant science, Crop Production Technology of Silpakorn University, Thailand.

Dengan diselenggarakannya webinar internasional ini, Prof. Dr. Ir. Nurhidayati, MP. selaku Dekan Fakultas Pertanian UNISMA berharap akademisi, peneliti, praktisi, petani padi dan mahasiswa dapat mengembangkan penerapan budidaya padi yang telah dilakukan di Philippina dan Thailand. “Harapan saya dengan adanya webinar ini para akademisi, peneliti, praktisi, petani padi dan mahasiswa bisa mengembangkan Good Agricultural Practices (GAP) yang telah dilakukan di Phillipina dan Thailand dalam meningkatkan produksi padi sebagai bahan makan pokok sebagian besar penduduk dunia khususnya di Asia sekalipun pada kondisi lahan dengan faktor pembatas yang cukup berat” Kata Prof. Dr. Ir. Nurhidayati, MP. selaku Dekan Fakultas Pertanian. [TSM]

Selamat 2 Tim PKM Faperta UNISMA lolos didanai Tahun 2021

Selamat 2 Tim PKM Faperta UNISMA lolos didanai Tahun 2021

Berita Terkini, Pengumuman, Radix, Uncategorized

Selamat dan sukses untuk Universitas Islam Malang atas lolosnya 16 tim PKM dalam perolehan Pendanaan PKM tahun 2021 dan masuk 4 besar penerima pendanaan untuk wilayah LLDikti wilayah VII. Terkhusus selamat untuk Fakultas Pertanian atas lolosnya 2 tim pada pendanaan PKM 2021 dengan SKIM PKM-K dan PKM-PM. Kedua tim yang lolos berasal dari prodi agroteknologi yang diketuai oleh Feby Shaharani mahasiswa semester VI dibawah pendampingan ibu Novi Arvarita, SP., MP., M.Sc., Ph.D., dan tim dari prodi Agribisnis diketuai oleh Rindih Halimah mahasiswa semester IV dibawah pendampingan ibu Lia Rohmatul Maula, SP., MP.. Berikut ulasan tentang ide kreativitas PKM dari kedua tim tersebut.

Tim PKM-K yang diketuai Feby Syaharani dengan anggota Van Wie Bramasta, Rahmat Samsudin, Faldha Laili serta bimbingan Ibu Novi Arfarita, SP., MP., M.Sc, Ph.D, berhasil lolos pendanaan PKM 2021 dengan tema produk: TEMBUK, Minuman Celup Daun Sembukan (Paederia foetida) sebagai the Alternatif untuk Kembung pada Anak.

Daun sembukan di Indonesia termasuk dalam salah satu tanaman liar yang banyak tumbuh di kebun maupun hutan dan sering dianggap sebagai gulma. Tanaman sembukan memiliki berbagai macam manfaat yang baik untuk kesehatan.  Kandungan zat aktif yang cukup banyak pada bagian daun, diantaranya yaitu saponin, tanin, fenol, flavonoid, terpenoid, dan alkaloid. Daun sembukan dikenal memiliki bau yang menyengat, oleh karenanya banyak orang yang menyebutnya daun kentutan.  Manfaat tanaman sembukan ini diantaranya yaitu: dapat mengatasi kembung, mual, masuk angin, serta batuk yang terjadi pada semua kalangan, termasuk pada anak. Masyarakat Indonesia pada umumnya tidak menyukai daun sembukan karena baunya, terutama pada anak-anak, karena aromanya yang menyengat dan tidak sedap. Padahal daun sembukan memiliki banyak khasiat yang baik untuk tubuh. Hal ini perlu dilakukan terobosan baru yang dapat meningkatkan eksistensi daun sembukan sebagai kearifan local yang sudah terbukti secara empiris untuk pengobatan serta teknologi pengolahan untuk menghilangkan bau yang menyengat dari kandungan metil merkaptan yang ada pada daun serta batang tanaman. Salah satunya yaitu dengan menjadikan daun sembukan sebagai minuman teh daun celup ‘TEMBUK’ pada anak. Sediaan ini dibuat praktis, desain kemasan yang menarik, nikmat untuk dikonsumsi oleh berbagai kalangan dan terjangkau harganya tapi tetap berkhasiat.

Tim kedua PKM-PM yang diketuai oleh Rindih Halimah Prodi Agribisnis yang beranggotakan Tazkia Farida, Nur Hidayana dan Iszatul Ula dibawah bimbingan Ibu Lia Rohmatul Maula SP., MP., telah berhasil lolos pendanaan PKM 2021 yang berjudul : “Pelatihan Kreatif Olah Tali Kur dan Benang Rajut Bagi Anak Panti Asuhan Sebagai Bekal Usaha Mandiri dan Peningkatan Soft Skill“.

Kegiatan ini merupakan program pengabdian masyarakat dengan anak yatim yang bernaung di suatu Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (panti asuhan) sebagai sasarannya. Program ini bermula dari munculnya keinginan memberikan pemahaman betapa pentingnya memanfaatkan waktu luang sebaik mungkin untuk melakukan hal yang lebih bermanfaat kepada mereka, sehingga muncullah tujuan dari program ini untuk memberikan suatu keterampilan, yakni pembuatan tas dan dompet dari benang rajut dan tali kur yang mana bernilai ekonomis cukup tinggi guna menambah kualitas kemandirian adik-adik panti.

Sekali lagi selamat untuk kedua tim PKM yang lolos pendanaan dari Fakultas Pertanian. Semoga pelaksanaan kegiatan diberi kelancaran dan dapat sampai hingga PIMNAS 2021. Melalui kegiatan PKM tentunya mahasiswa dapat menuangkan ide-ide kreatif dan inovatif yang dapat bermanfaat untuk kemaslahatan umat.  Dengan diraihnya 2 tim yang lolos pendanaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Fakultas Pertanian kedepannya untuk lebih semangat dalam mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan maupun kegiatan hibah-hibah yang lainnya. Jayalah Fakultas Pertanian.

RKM Unisma Malang Kembangkan Lahan Eduwisata Sawah Refugia

RKM Unisma Malang Kembangkan Lahan Eduwisata Sawah Refugia

Uncategorized

Proses identifikasi tanaman yang akan ditanam.

TIMESINDONESIA, MALANG – Rumah Kreatifitas Mahasiswa daei Fakultas Pertanian Unisma Malang terus memberikan manfaat bagi warga.
Seperti yang dilakukan di eduwisata sawah refugia ini bertempat di Dsn.Tanjung Ds.Banjararum, Kec Singosari, Kab Malang.

Program RKM Ini diajukan untuk mengembangkan lahan yang awalnya hanya digunakan sebagai tempat memproduksi padi menjadi kawasan eduwisata. 

Dengan mengenalkan tanaman hias yang dapat digunakan sebagai pengendali hama sehingga aman bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Kegiatan ini juga merupakan edukasi untuk mengurangi penggunaan pestisida dan mengurangi pengeluaran biaya yang digunakan untuk penggunaan pestisida yang harganya cukup tinggi.

Termasuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar sehingga dapat mengembangkan tingkat kreatifitas dan inovasi yang dapat menambah pendapatan. 

Mulai dari konsep, hingga eksekusi mengubah lahan menjadi kawasan eduwisata dikerjakan oleh mahasiswa Unisma Malang di bawah bimbingan Dr. Ir. Nurhidayati, MP.

Sumber :
https://www.timesindonesia.co.id/read/news/262104/rkm-unisma-malang-kembangkan-lahan-eduwisata-sawah-refugia