Batu, 15 Juni 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Islam Malang (UNISMA) Periode 2026 kembali mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat bertajuk “FAPERTA GO TO SCHOOL Vol. 02” sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam memberdayakan masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Kegiatan ini berlangsung di SMK Negeri 2 Batu, dan mengangkat tema “Pelatihan Komposter Mandiri dan Kokedama Sebagai Solusi Limbah dan Penghijauan Sekolah”.

​Acara diikuti oleh ratusan siswa-siswi SMK, guru pendamping, serta sivitas akademika Fakultas Pertanian. Program ini dirancang sebagai ruang edukasi interaktif, praktik langsung, dan ajang kolaboratif antara mahasiswa dan pelajar sekolah menengah kejuruan.

​Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan 3 Pertanian Unisma, Ibu Lia Rohmatul Maula, SP., MP. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini menjadi bagian dari upaya membangun semangat kolaborasi serta memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia pendidikan menengah.

​”Kegiatan ini bukan hanya bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga bentuk implementasi dari nilai-nilai keilmuan dan pengembangan potensi generasi muda. Kami berharap ini menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara UNISMA dan SMK,”

​Acara dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan komposter mandiri skala sekolah dan rumah tangga sebagai langkah edukatif dalam mengelola limbah organik. Dipandu oleh mahasiswa Fakultas Pertanian, para siswa diajarkan secara langsung cara memilah sampah menjadi bahan hijau (kaya nitrogen) seperti sisa sayuran, dan bahan cokelat (kaya karbon) seperti daun kering. Mereka juga mempraktikkan langsung metode penyusunan berlapis (layering) di dalam ember yang telah dimodifikasi untuk sirkulasi udara, serta mengaplikasikan bioaktivator (EM4) dan molase untuk mempercepat proses pembusukan (dekomposisi). Para siswa terlihat sangat antusias saat mencoba sendiri tahapan pengomposan yang praktis dan ramah lingkungan ini.

​Selain itu, peserta juga dikenalkan pada teknik pembuatan Kokedama—sebuah metode menanam tanpa pot asal Jepang yang estetik dan hemat lahan. Praktik ini berkesinambungan dengan pembuatan komposter, di mana kompos yang nantinya dipanen dapat digunakan sebagai media tanam utama Kokedama, menjadikannya solusi penghijauan sekolah yang kreatif dan terpadu.

​Materi yang disampaikan tidak hanya menambah wawasan teknis, tetapi juga memicu kesadaran pelestarian lingkungan dan inovasi di kalangan siswa SMK. Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat, menunjukkan bahwa transfer pengetahuan bisa berlangsung efektif dalam ruang yang menyenangkan dan partisipatif.

​Acara diakhiri dengan pemberian hasil pembuatan komposter & Kokedama kemudian foto bersama, sebagai bentuk apresiasi atas semangat para siswa dan dukungan dari pihak sekolah.

​Melalui kegiatan ini, BEM Fakultas Pertanian UNISMA berharap dapat menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kepedulian lingkungan, dan kemandirian di kalangan pelajar. Kegiatan semacam ini juga memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang berdaya guna di tengah masyarakat.

​#FapertaGoToSchoolVol2 #BEMFapertaUnisma #PengabdianMasyarakat #SolusiLimbah #KomposterMandiri #Kokedama #PenghijauanSekolah #PertanianModern