Malang, 9 Agustus 2025 – Fakultas Pertanian Universitas Islam Malang (UNISMA) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bertema Pengembangan Kurikulum Kampus Berdampak untuk Program Studi Agroteknologi dan Agribisnis, pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk merekonstruksi kurikulum agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Ir. Anis Rosyidah, MP, yang menekankan urgensi pembaruan kurikulum di era pendidikan yang terus berkembang. “Rekonstruksi kurikulum adalah upaya penting agar perguruan tinggi mampu menjawab tantangan zaman. Lulusan harus dibekali kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri,” ujarnya.

Wakil Dekan Bidang Akademik Ibu Dr. Dwi Susilowati,SP., MP., kemudian memberikan pandangan tentang pentingnya kurikulum yang adaptif dan inovatif. Menurutnya, desain kurikulum harus mampu menjabarkan profil lulusan secara jelas, sekaligus menyiapkan mahasiswa untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun global.

Paparan berikutnya disampaikan oleh Ketua Program Studi Agroteknologi Ibu Anita Qur’ania, SP., M.Ling, dan Ketua Program Studi Agribisnis Bapak Arief Joko Saputro, SP., MP., yang menjelaskan konsep Kurikulum Kampus Berdampak. Kurikulum baru ini akan mulai diterapkan pada tahun akademik 2025 dan dirancang untuk mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek, kolaborasi lintas disiplin, serta keterlibatan aktif mahasiswa dengan masyarakat dan mitra industri.

Usai sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari stakeholder, Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), alumni, mahasiswa, hingga organisasi mahasiswa (ormawa). Diskusi ini menjadi ruang penting untuk bertukar gagasan, memberikan masukan, dan menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan nyata di lapangan.

FGD ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, perwakilan alumni, ketua alumni, serta mitra dari stakeholder dan DUDI. Kehadiran beragam pihak ini memperkuat komitmen bersama untuk menghasilkan kurikulum yang tidak hanya sesuai standar akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi pengembangan kompetensi lulusan.

Melalui FGD ini, Fakultas Pertanian UNISMA menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, berdaya saing, dan mampu mencetak lulusan unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan pertanian Indonesia.