Tim P3D Himagri Unisma Gelar Webinar Pengolahan Hasil Pasca Panen Guna Menunjang Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19

Tim P3D Himagri Unisma Gelar Webinar Pengolahan Hasil Pasca Panen Guna Menunjang Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19

Berita Terkini, Language

Proses demi proses yang dilalui oleh Tim P3D mulai dari koordinasi dengan dosen pembimbing yaitu Dr. Dwi Susilowati, SP., MP. pembentukan panitia hingga penyusunan konsep, akhirnya tim P3D dapat menyelenggarakan agenda pertama yaitu Webinar P3D pada hari Minggu, 29 Agustus 2021 dengan tema Pengolahan Hasil Pasca Panen untuk Menunjang Ketahanan Pangan dalam Pandemi Covid-19. Pengambilan tema tersebut bukan semata-mata untuk memenuhi kegiatan saja melainkan ada maksud dan tujuan yang diambil. Tujuan dari tema tersebut yaitu diharapkan nantinya akan memberikan banyak dampak positif bagi khalayak umum, khususnya masyarakat RW 11 Kelurahan Merjosari untuk mengatasi karakteristik hasil pertanian yang mudah rusak dengan cara teknologi pengolahan hasil pasca panen sehingga dapat menjadi tahan lama dan bernilai jual tinggi.
Semua rangkaian acara dilaksanakan dengan khidmat. Peserta yang berpartisipasi dalam acara ini mencapai ±120 orang meliputi, mahasiswa agribisnis Universitas Islam Malang, masyarakat sasaran P3D yaitu kelompok tani kenanga dan ibu-ibu PKK RW 11 Kelurahan Merjosari, dan khalayak umum. Penyampaian materi dalam webinar P3D ini disampaikan dengan lugas dan jelas oleh kedua pemateri yang hebat dan sangat menginspirasi yaitu Ibu Dr. Siti Asmaniyah M, SP., MP beliau adalah dosen pakar dalam bidang pertanian dengan menyampaikan materi tentang pengolahan produk pertanian sehat dan pemtaeri 2 yaitu Manajer CV brosem Bapak Ir. Riyanto dengan materi tentang Agroindustri CV Brosem. Kegiatan webinar diselenggarakan melalui media zoom meeting dan live streaming youtube.
Kegiatan ini berlangsung dari pukul 12.30 WIB sampai 16.00 WIB. Setelah kegiatan webinar P3D ini selesai, tim P3D merencanakan adanya tindak lanjut dari webinar tersebut yakni Pelatihan pengolahan pasca panen hasil pertanian yang diberikan untuk masyarakat sasaran tim P3D himagri unisma. Tim P3D akan terus mengawal masyarakat agar bisa mengolah dengan benar dan mendapat jangkauan pasar yang luas. Diharapkan dari kegiatan P3D ini akan memberikan keuntungan baik dalam lingkup keluarga maupun lingkup masyarakat. (TSM – Dita)

FAKULTAS PERTANIAN UNISMA GELAR WEBINAR INTERNATIONAL “STRATEGIES TO MANAGE RICE PRODUCTION IN LIMITED CONDITION”

FAKULTAS PERTANIAN UNISMA GELAR WEBINAR INTERNATIONAL “STRATEGIES TO MANAGE RICE PRODUCTION IN LIMITED CONDITION”

Agenda, Berita Terkini, Language, Pengumuman, Radix, Uncategorized

Jum’at, 23 Juli 2021 Fakultas Pertanian menyelenggarakan Webinar Internasional dengan tema “Strategi Manajemen Produksi Padi pada Kondisi Terbatas”. Tema ini diambil mengingat pentingnya produksi beras berkelanjutan demi memenuhi permintaan pangan dalam negeri. Di sisi lain terdapat beberapa kondisi seperti musim kemarau, lahan sempit dan marginal, sehingga diperlukan suatu strategi dalam manajemen produksi padi.

Pakar yang menjadi keynote speakers pada acara webinar internasional Fakultas Pertanian UNISMA yaitu Prof. Dr. Ravindra C. Joshi dan Assoc. Prof. Dr. Pantipa Na Chiangmai. Prof. Dr. Ravindra C. Joshi merupakan Senior Konsultan dari Philippine Rice Research Institute, Philippines yang juga merupakan Pasific-Coordinator dari SAFE-Network, Indonesia. Keynote Speaker yang kedua yaitu Assoc. Prof. Dr. Pantipa Na Chiangmai yang merupakan expertise: Plant science, Crop Production Technology of Silpakorn University, Thailand.

Dengan diselenggarakannya webinar internasional ini, Prof. Dr. Ir. Nurhidayati, MP. selaku Dekan Fakultas Pertanian UNISMA berharap akademisi, peneliti, praktisi, petani padi dan mahasiswa dapat mengembangkan penerapan budidaya padi yang telah dilakukan di Philippina dan Thailand. “Harapan saya dengan adanya webinar ini para akademisi, peneliti, praktisi, petani padi dan mahasiswa bisa mengembangkan Good Agricultural Practices (GAP) yang telah dilakukan di Phillipina dan Thailand dalam meningkatkan produksi padi sebagai bahan makan pokok sebagian besar penduduk dunia khususnya di Asia sekalipun pada kondisi lahan dengan faktor pembatas yang cukup berat” Kata Prof. Dr. Ir. Nurhidayati, MP. selaku Dekan Fakultas Pertanian. [TSM]