OSHIKA MABA FAKULTAS PERTANIAN UNISMA TA. 2021-2022

OSHIKA MABA FAKULTAS PERTANIAN UNISMA TA. 2021-2022

Agenda, Berita Terkini, Pengumuman

Selasa, 7 September 2021 dilakukan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (OSHIKA MABA) Fakultas Pertanian. Kegiatan Oshika Maba pada hari ini dilakukan secara daring dengan menghadirkan dua perwakilan Mahasiswa secara luring untuk dikukuhkan sebagai simbolis bentuk resminya mahasiswa baru diterima di Fakuktas Pertanian. Adapun Perwakilan mahasiswa yang menghadiri acara secara luring hari ini yaitu
Hafizh Mochammad Yusuf Santosa dan Marcela Aurelya Aghita. Sedangkan mahasiswa baru lainnya dengan penuh semangat bergabung secara daring melalui zoom meeting.

Rangkaian acara Oshika Maba pada pagi hari ini dimulai dengan Pembukaan, Sambutan Dekan, Penobatan dan Ikrar Mahasiswa Baru, Perkenalan Dosen di Fakultas Pertanian UNISMA, Presentasi dari Dekan dan Wakil Dekan, serta Perkenalan Program Studi. Pada sambutannya Dekan Faperta Unisma menyampaikan dengan bangga menyambut para mahasiswa baru dan dilanjutkan dengan perkenalan Dosen masing-masing Program Studi. Setelah acara perkenalan, sesi berikutnya adalah uraian terkait bidang akademik, keuangan dan kemahasiswaan sebagai bekal selama menjadi mahasiswa Faperta. Dengan diselenggarakan Oshika Maba ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami hal-hal yang berkenaan dengan kehidupan kampus di Fakultas Pertanian UNISMA.

Kami Segenap Civitas Akademika Fakultas Pertanian UNISMA dengan bangga menyambut Mahasiswa Baru Tahun 2021. Selamat bergabung di Fakultas Pertanian UNISMA. Semangat menempuh ilmu, berkarya dan berprestasi. (TSM)

Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) dari Fakultas Pertanian Gelar Penyuluhan “Peran Strategi Pemasaran Hasil Pertanian untuk Mewujudkan Kesejahteraan Petani”

Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) dari Fakultas Pertanian Gelar Penyuluhan “Peran Strategi Pemasaran Hasil Pertanian untuk Mewujudkan Kesejahteraan Petani”

Agenda, Berita Terkini, Pengumuman, Radix, Uncategorized

Penyuluhan yang bertemakan “Peranan Strategi Pemasaran Hasil Pertanian untuk Mewujudkan Kesejahteraan Petani” dilaksanakan Rabu, 25 Agustus 2021 oleh Mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Tematik tahun 2021 kelompok 88, 89, dan 96. Acara ini diisi dengan pemateri Bapak Ir. Moch. Noerhadi Sudjoni, MBA., MP. selaku dosen Fakultas Pertanian, Universitas Islam Malang. Tema peranan strategi pemasaran diangkat dengan tujuan mengembangkan strategi pemasaran produk hasil pertanian untuk memperluas jangkauan pemasaran guna memperoleh keuntungan yang maksimum.

Kegiatan penyuluhan ini diselenggarakan di Saung Tani Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu yang merupakan lokasi pengabdian Mahasiswa peserta KSM Tematik. Peserta yang berpartisipasi pada kegiatan ini, meliputi Ketua/Pengurus Taruna Tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Kegiatan ini juga disiarkan melalui beberapa media sosial, seperti live streaming youtube dan instagram serta menggunakan zoom meeting untuk memperluas jangkauan peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan ini.

Penyuluhan ini membahas mengenai strategi pemasaran hasil pertanian yang bertujuan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan memperhatikan keadaan lingkungan dan situasi persaingan yang dapat ditawarkan guna memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Untuk mewujudkan kepuasan konsumen, maka produk tersebut harus melalui beberapa tahapan, yaitu sortasi, grading, labeling, dan packing agar dapat menarik konsumen untuk membeli dan mengkonsumsi produk tersebut. Strategi dalam meningkatkan keunggulan dalam bersaing, yaitu produk prima, harga bersaing, pengiriman tepat waktu, dan produksi secara berkelanjutan. Pemasaran merupakan hal yang sangat penting dikarenakan jika petani memiliki pengetahuan terhadap pemasaran maka akan dapat mewujudkan kesejahteraan bagi petani yang dapat didukung dengan adanya kelembagaan pada suatu daerah, seperti BUMDES.

Ir. Moch. Noerhadi Sudjoni, MBA., MP. berharap Desa Torongrejo dapat mengembangkan BUMDES untuk dapat memberikan naungan dalam kegiatan pemasaran produk hasil pertanian. “Bumdes dapat dijadikan pengganti koperasi, karena jika bumdes tersebut diberdayakan maka akan bertanggungjawab dalam kegiatan pemasaran produk tersebut” kata Ir. Moch. Noerhadi Sudjoni, MBA., MP. selaku Dosen Fakultas Pertanian, Universitas Islam Malang. (MF & TSM)

FAKULTAS PERTANIAN UNISMA GELAR WEBINAR INTERNATIONAL “STRATEGIES TO MANAGE RICE PRODUCTION IN LIMITED CONDITION”

FAKULTAS PERTANIAN UNISMA GELAR WEBINAR INTERNATIONAL “STRATEGIES TO MANAGE RICE PRODUCTION IN LIMITED CONDITION”

Agenda, Berita Terkini, Language, Pengumuman, Radix, Uncategorized

Jum’at, 23 Juli 2021 Fakultas Pertanian menyelenggarakan Webinar Internasional dengan tema “Strategi Manajemen Produksi Padi pada Kondisi Terbatas”. Tema ini diambil mengingat pentingnya produksi beras berkelanjutan demi memenuhi permintaan pangan dalam negeri. Di sisi lain terdapat beberapa kondisi seperti musim kemarau, lahan sempit dan marginal, sehingga diperlukan suatu strategi dalam manajemen produksi padi.

Pakar yang menjadi keynote speakers pada acara webinar internasional Fakultas Pertanian UNISMA yaitu Prof. Dr. Ravindra C. Joshi dan Assoc. Prof. Dr. Pantipa Na Chiangmai. Prof. Dr. Ravindra C. Joshi merupakan Senior Konsultan dari Philippine Rice Research Institute, Philippines yang juga merupakan Pasific-Coordinator dari SAFE-Network, Indonesia. Keynote Speaker yang kedua yaitu Assoc. Prof. Dr. Pantipa Na Chiangmai yang merupakan expertise: Plant science, Crop Production Technology of Silpakorn University, Thailand.

Dengan diselenggarakannya webinar internasional ini, Prof. Dr. Ir. Nurhidayati, MP. selaku Dekan Fakultas Pertanian UNISMA berharap akademisi, peneliti, praktisi, petani padi dan mahasiswa dapat mengembangkan penerapan budidaya padi yang telah dilakukan di Philippina dan Thailand. “Harapan saya dengan adanya webinar ini para akademisi, peneliti, praktisi, petani padi dan mahasiswa bisa mengembangkan Good Agricultural Practices (GAP) yang telah dilakukan di Phillipina dan Thailand dalam meningkatkan produksi padi sebagai bahan makan pokok sebagian besar penduduk dunia khususnya di Asia sekalipun pada kondisi lahan dengan faktor pembatas yang cukup berat” Kata Prof. Dr. Ir. Nurhidayati, MP. selaku Dekan Fakultas Pertanian. [TSM]