Informasi

PETANI DAN BULAN RAMADHAN

Rabu, 03 Juli 2019 - 08:35 WIB
Diposting oleh: Faperta - Kategori: Radix

Petani Dan Bulan Ramadhan

Oleh : Elif Elia Hasanah

                Sejak tanggal satu ramadhan kemarin, tepatnya pada Senin, 6 Mei 2019 jalanan dikota malang menjadi macet. Hal ini disebabkan banyaknya pedagang dadakan yang menjual menu ta’jil dipinggir jalan. Seperti di jalan MT.Haryono, mulai didepan Mall Dinoyo City didepan Tandon Tlogomas dipadati oleh penjual. Melihat banyaknya penjual serta kebutuhan masyarakat dibulan ramadhan, bagaimana dengan petani?. Apakah jumlah permintaan sayur mayur dibulan ramadhan meningkat atau menurun?.

 

                Jumlah permintaan sayur mayur dibulan ramadhan meningkat. Seperti yang diungkapkan oleh Bapak Dr. Ir Bambang Siswadi, MP salah satu dosen di Fakultas Pertanian UNISMA “ Sebenarnya kalo di bulan ramadhan itu biasanya permintaan akan pertanian meningkat, seperti kasus bawang putih meningkat sehingga harganya akan naik. Jadi pada hari-hari besar seperti ramadhan, hari raya diindikasikan permintaan pasti meningkat terhadap bahan-bahan baku berbasis pertanian”.

 

                Begitu pula menurut beberapa petani di desa Torongrejo, Pak Sanab misalnya mengungkapkan bahwa pada bulan ramadhan permintaan akan sayur mayur meningkat. Sayur yang paling laku adalah macam-macam sawi seperti sawi daging dan sawi rit. Harga sawi tersebut mencapai Rp. 4000,00 perkilonya. Sedangakan menurut Pak Supri sayur yang paling laku di pasar pada bulan ramadhan adalah bayam dan kangkung. Hal tersebut dikarenakan pola makan seseorang akan berubah pada bulan ramadhan terutama pada orang-orang yang tinggal dikota. “ biasanya orang-orang kota lebih suka makan makanan yang berbau daging pada saat hari biasa tetapi pada bulan romadhon mereka lebih mengkonsumsi sayur karena setelah puasa enaknya makan yang seger-seger.” terangnya. Harga kankung dan bayam sendiri relatif murah, hanya Rp. 1000,00 perikatnya.

 

                Harapan setiap petani adalah mendapatkan keuntungan yang maximal. Maka dari itu, menurut Dr. Ir Bambang Siswadi, MP  untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal pada bulan ramdhan ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh petani. yang pertama Petani bisa melakukan teknik degree day yaitu merencanakan waktu tanam yang tepat. Misalnya kalau hari raya bulan juni maka diatur waktunya agar bisa panen pada bulan itu atau setidaknya kurang seminggu dimana pada saat itu harga meningkat. Faktor harga menjadi sangat penting bagi petani untuk mendapatkan pendapatan yang menarik. Yang kedua, melakukan kerjasama dengan berbagai pihak misalnya supermarket, atau bekerja sama dengan gapoktan untuk jual online, Terang Dr. Ir Bambang Siswadi, MP saat diwawancarai oleh crew RadiX.