Informasi

Rumah Kreatif Mahasiswa

Senin, 20 Mei 2019 - 21:06 WIB
Diposting oleh: Faperta - Kategori: Radix

Rabu, 10 April 2019 bertepatan dengan launching Rumah Kreatif Mahasiswa (RKM-U) yang berlangsung di Hall KH. Abdurrahman Wahid gedung Pascasarjana Universita Islam Malang (UNISMA) lantai 7.

            Program RKM-U ini merupakan ide dari Rektor Universitas Islam Malang bapak Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si yang sudah digagasnya sejak tahun 2018 silam. Program ini selanjutnya akan dilaksanakan oleh Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Dr. Ir. H. Badat Muwahid, MP. dan akan ditindaklanjuti oleh tim PKM Corner UNISMA.

            Ketika diwawancarai oleh crew RadiX, Dr. Nour Atiroh Abdoes Sjakoer, M.Kes selaku Koordinator tim PKM Corner UNISMA mengungkapkan latar belakang UNISMA mengadakan program RKM-U ini adalah ingin agar mahasiswa UNISMA dan alumninya mampu melakukan kreativitas dalam berbagai aspek, hal tersebut  berdasarkan pengalaman Rektor UNISMA sendiri  saat menjadi reviewer Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si melihat ada pendaftar yang memiliki nilai IPK 4,0 namun pendaftar tersebut tidak memiliki kreativitas dan akhirnya pesera tersebut tidak lolos beasiswa LPDP, kemudian ada pendaftar lain yang IPK nya hanya 3,5 tapi dia mempunyai suatu usaha yang berkelanjutan, dia membuat sebuah laboratorium psikolog di rumah kostnya yang disalurkan kepada adik-adik kelasnya saat dia sudah lulus. Dari situ Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si terilhami untuk membuat Rumah Kreatif Mahasiswa yang dapat dikerjakan dimana-mana termasuk dari rumah kos.

            Untuk program tersebut, UNISMA  menyiapkan dana sebesar 500 juta ditahun pertama demi lancaranya program RKM-U ini. Pada tahun selanjutnya Rektor Unisma menjanjanjikan dana yang dianggarkan  naik menjadi Rp 1 miliar.

            Di akhir wawancara, Dr. Nour Atiroh Abdoes Sjakoer, M.Kes mengungkapkan harapan beliau “Nanti kedepannya mahasiswa yang belum berhasil mendapat dana dari Belmawa bisa dialihkan ke RKM-U, namun memang selektif juga. Harapannya mahasiswa tidak diam dan bisa menciptakan rumah-rumah kreatif dimanapun”.  ungkap beliau.